Mengapa Tidak Ikut Saya Saja ?

Suatu hari seorang pengemis datang ke rumah seorang yang terkenal kikir.

“Minta belas kasihan, tuan,“ kata pengemis,“beri saya beberapa rupiah sekedar pembeli makanan.“

“Wah, saya lagi bokek. Tak punya uang.“

“Baiklah tuan, beri saya sedikit nasi untuk pengganjal perut saya yang lapar.“

“Wah, nasipun tak ada. Belum ada yang ditanak.“

“Kalau begitu segelas teh pun cukup, tuan.“

“Teh? Saya sendiri belum minum teh sampai saat ini.“

“Baiklah, kalau begitu saya minta air putih saja, sekedar mengurangi rasa haus.“

“Air putih pun tidak ada!“ kata si kikir mantap.

Mendengar jawaban yang terakhir ini, si pengemis pun putus asa. Katanya, “Lho mengapa tuan duduk-duduk di sini. Mengapa tidak ikut saya saja?“

“ke mana?“ tanya si kikir tidak mengerti.

“ke mana lagi, ya bersama-sama mengemis !, sampeyan kan tidak punya apa-apa seperti saya.“ kata si pengemis jengkel.

Posted on Januari 3, 2012, in Humor. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: