Mana Buktinya?

Alkisah, di negeri Arab ada seorang janda miskin yg mempunyai anak. Suatu malam anaknya menangis tanpa henti karena kelaparan.Karena anaknya menangis kelaparan, janda itu terpaksa harus meninggalkan rumahnya untuk berkelana mencari makanan. Di depan sebuah masjid, ia bertemu seorang muslim & meminta bantuan. “Anakku yatim dan kelaparan, aku minta pertolonganmu”, kata janda itu.

“Mana buktinya?” Lelaki muslim bertanya.

Janda itu tidak boleh membuktikan karena ia sendiri orang asing di tempat itu. Akhirnya lelaki muslim itu tidak menolongnya.

Setelah itu, janda miskin bertemu dengan seorang Majusi. Ia pun meminta pertolongannya.Orang Majusi itu membawanya ke rumahnya dan memuliakannya dengan memberikan uang dan pakaian.Pada malam harinya, lelaki muslim yang menolak menolong itu bermimpi bertemu dengan Rasulullah saw. Semua orang mendatangi Nabi dan Nabi menyambut orang-orang itu dengan baik.

Ketika tiba giliran lelaki itu mendatang Rasulullah saw, Nabi mengusirnya dan menyuruhnya pergi. Lelaki itu berteriak, “Ya Rasulullah, aku ini umatmu yang mencintaimu juga”. Rasulullah saw bertanya, “Mana buktinya?” Lelaki itu tersadar bahwa Rasulullah saw menyindirnya karena ia telah meminta bukti saat diminta pertolongan.Ia menangis. Rasulullah saw lalu menunjukkan sebuah taman yang indah dan gedung yang megah di surga.

Lihat ini, kata Rasulullah saw, seharusnya aku berikan semua ini untukmu.Tapi karena kau tidak menolong janda dan anak yatim itu, aku berikan semua ini pada seorang Majusi.Pagi harinya, lelaki itu terbangun. Dia lalu mencari janda miskin dan ternyata dia menemukannya sedang berada di rumah seorang Majusi.

Ikutlah kau bersamaku, pinta lelaki itu kepada si janda. Tetapi orang Majusi tidak mau menyerahkannya. Ikutlah kau bersamaku, pinta lelaki itu kepada si janda. Tetapi orang Majusi tidak mau menyerahkannya.Lelaki muslim itu akhirnya jengkel dan berkata, Janda ini adalah orang Islam. Seharusnya yang menolongnya adalah sesama muslim juga! Orang Majusi itu lalu bercerita, Tadi malam aku bermimpi bertemu Rasulullah saw. Beliau berkata bahwa beliau akan memberikan kepadaku surga yang semula akan diberikan kepadamu.Ketahuilah bahwa pagi ini ketika aku terbangun, aku langsung masuk Islam dan menjadi pengikut Rasulullah saw. karena aku telah menunjukkan bukti bahwa aku adalah salah seorang pecintanya.

Posted on November 26, 2011, in Teladan and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: