Jangan Tinggalkan Zikir Dalam Kondisi Apapun

“Jangan tinggalkan zikir lantaran hatimu tidak bisa berkonsentrasi kepada Allah saat berzikir. Sebab, kelalaianmu terhadap Allah ketika tidak berzikir lebih buruk daripada kelalaianmu saat berzikir. Semoga Allah berkenan mengangkat derajatmu dari zikir yang penuh dengan kelalaian menuju zikir yang penuh dengan kesadaran (ingat kepada Allah); dan dari zikir yang penuh kesadaran menuju zikir yang disemangati oleh kehadiran-Nya. Juga dari zikir yang disemangati oleh kehadiran-Nya menuju zikir yang meniadakan segala sesuatu selain-Nya. Dan yang demikian itu bagi Allah bukanlah merupakan sesuatu yang sulit.”

Penjelasan :

Ada sebuah hadist qudsi yang menyatakan,
“Aku (Allah) selalu mengikuti sangkaan seorang hamba terhadap-Ku, dan Aku senantiasa menyertainya ketika ia mengingat Aku (berzikir).”

Sifat lalai yang dimiliki seorang hamba memang berpotensi membinasakan. Oleh karena itu, zikir menjadi jembatan penyelamat yang mampu menyambungkan hubungan antara hamba dengan pemilik dirinya. Ibnu ‘Abbas ra. pernah berkata, “Semua kewajiban yang diberlakukan oleh Allah Ta’ala atas diri hamba-hamba-Nya memiliki batasan (waktu maupun kemampuan), dimana pada kesemuanya itu terdapat keringanan bagi siapa yang berhalangan di dalam menjalankannya, kecuali zikir. Dalam zikir itu tidak ada batasan maupun penghalang yang membebani. Hingga tidak dapat diterima apabila seorang hamba lalai dalam berzikir.”

Oleh karena itu Syaikh Ibn ‘Atha’illah senantiasa berpesan, “Jangan tinggalkan zikir!”

Posted on Juli 15, 2011, in Nasehat and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: